Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti secara empiris pengaruh deferred tax expense, capital intensity, kepemilikan institusional terhadap tax avoidance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan mengggunakan data sekunder. Sampel yang digunakan adalah perusahaan consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Setelah melewati karakteristik, jumlah sampel yang digunakan adalah 28 perusahaan dan jumlah laporan keuangan yang dijadikan sampel pada penelitian ini berjumlah 140 data. Penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa secara parsial deferred tax expense berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tax avoidance, capital intensity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap tax avoidance dan secara simultan deferred tax expense, capital intensity, kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Kata Kunci: Deferred Tax Expense, Capital Intensity, Kepemilikan Institusional , Tax Avoidance
Copyrights © 2023