Perawat di instalasi gawat darurat harus mampu memberikan response time dengan cepat dan tepat yang dibutuhkan pada situasi dalam melakukan asuhan keperawatan. Response time merupakan gabungan dari waktu tunggu atau waktu respons saat pasien tiba di depan pintu rumah sakit sampai mendapatkan tanggapan atau respons dari petugas melalui gawat darurat dengan waktu pelayanan yaitu waktu yang diperlukan pasien sampai selesai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) dengan response time pelayanan di IGD RS Bhayangkara Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 22 responden. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa Tingkat pengetahuan perawat tentang BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) di IGD RS Bhayangkara Makassar, berada dalam kategori baik sebanyak 19 orang (86.36%) dan Response time berada dalam kategori sesuai sebanyak 17 responden (77.27%). Sedangkan hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) dengan response time pelayanan di IGD RS Bhayangkara Makassar menunjukkan hasil P value = 0,035 ≤ 0,05 berarti adanya hubungan signifikan tingkat pengetahuan perawat tentang BTCLS dengan response time pelayanan di IGD RS Bhayangkara Makassar. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan signifikan tingkat pengetahuan perawat tentang BTCLS dengan response time pelayanan IGD RS Bhayangkara Makassar.
Copyrights © 2023