Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan dan pengalaman bahwa dalam kegiatan belajar mengajar Matematika pada umumnya selalu menjadi kurang menarik bagi siswa karena dianggap sebagai pelajaran yang rumit yang memerlukan latihan-latihan, apabila guru yang memberikan materi pelajaran perkalian ini dengan metode hafalan, sehingga membuat murid jauh semakin jenuh. Sehingga guru harus menemukkan cara yang tepat untuk digunakan dalam pelajar Matematika khususnya dalam materi operasi hitung perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa pada operasi hitung perkalian dengan metode demonstrasi di kelas III SDN 1 Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari tahap Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode demonstrasi dalam pelajaran Matematika, guru harus peka dan kreatif terhadap kemauan siswa. Di samping itu guru harus menguasai materi yang di sampaikan serta usahakan materi itu menjadi menarik, oleh karena itu guru harus memberikan percontohan. Percontohan (demonstrasi) agar siswa termotivasi untuk melakukannya dan tingkah kelulusan yang sesuai dengan kemampuan siswa dalam melakukan demonstrasi khususnya pada mata pelajaran Matematika, maka seorang guru harus kreatif yaitu mengelompokkan siswa dengan membagi siswa secara merata tingkat kepandaiannya. Sehingga siswa yang kurang mampu dapat dibantu oleh siswa yang mampu. Dari tingkat kemampuan pemahaman siswa tentang operasi hitung perkalian dengan menggunakan metode ini meningkat dari 56% menjadi 75% hal ini cukup mengembirakan bagi guru.
Copyrights © 2023