Julukan Agama Kristen sebagai “Agama Londo” bukanlah tanpa sebab. Disamping fakta bahwa masuknya kekristenan ke Indonesia dibawa oleh para misionaris dari barat, namun kentalnya budaya barat juga menjadi salah satu penyebab utama munculnya julukan ini, salah satunya dalam musik yang digunakan dalam rangkaian ibadah. Hipotesis awal dari penelitian ini ialah, perbedaan antara budaya yang digunakan dalam ibadah gereja dengan budaya lokal dapat menjadi jurang pemisah dan menjadikan gereja tampak eksklusif. Maka dari itu jurnal ini bertujuan untuk menjembatani masalah tersebut dengan mengangkat budaya lokal, secara khusus musik daerah Suku Sunda, ke dalam rangkaian liturgi gereja dalam bingkai kontekstualisasi. Akhirnya, penggunaan musik daerah dapat menjadi sarana untuk penjangkauan masyarakat sekitar, dan jemaat lokal juga dapat menikmati ibadah dengan lebih baik karena menggunakan sarana yang tidak asing dengan mereka.
Copyrights © 2023