Salah satu tenaga kesehatan yang berperan penting dalam pemberian pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah perawat. Kompleks dan tingginya tanggung jawab seorang perawat dapat memicu perawat mengalami stres, sehingga dibutuhkan resiliensi yang baik dalam diri perawat guna mengurangi dampak negatif yang muncul dalam menjalankan tugas yang penuh dengan tekanan. Resiliensi dalam diri perawat akan berpengaruh terhadap kinerjanya. Faktor yang dapat meningkatkan resiliensi dalam diri perawat adalah welas diri dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari welas diri dan dukungan sosial terhadap resiliensi perawat rumah sakit di Kota Denpasar. Populasi pada penelitian ini adalah perawat rumah sakit di Kota Denpasar dengan karakteristik minimal memiliki pendidikan terakhir D3 Keperawatan dan memiliki masa kerja lebih dari 6 bulan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 113 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik regresi linear berganda. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala resiliensi, skala welas diri, dan skala dukungan sosial. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah two stage cluster sampling. Hasil uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,278. Nilai tersebut menunjukkan bahwa welas diri dan dukungan sosial terhadap resiliensi sebesar 27,8%. Hal tersebut menunjukkan bahwa welas diri dan dukungan sosial secara bersama-sama berperan meningkatkan resiliensi perawat rumah sakit di Kota Denpasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak-pihak terkait dalam mendukung dan membantu proses resiliensi perawat di Kota Denpasar
Copyrights © 2023