Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 17, No 1 (2023): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

Membicarakan sejarah kontroversial: historiografi, ingatan masyarakat dan pendidikan sejarah di Indonesia

Mukti, Anung Jati Nugraha (Unknown)
Permana, Johan Inda (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2023

Abstract

This research aims to determine the history, memory, and historical education that are built-in historical discourse. History and memory are two components that influence and support each other. But what if the narrated history is different from the people's memory and how is this conveyed in education?. Answering the researcher's questions using the literature review method. In the last five years, major countries in the world have apologized and reconciled historical events that occurred in the past. The apology came after it emerged proving the victims as well as humanitarian considerations. In Indonesia, the events of 1965 and the Indonesian revolution have become the main discussion in the history of history to this day. Differences in historical narratives and people's memories of these events harm historical education. History will lose its soul and function because it is unable to achieve the goals achieved both in learning and in society.Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan bagaimana sejarah, ingatan dan pendidikan sejarah dibangun dalam wacana sejarah kontroversial. Sejarah dan ingatan adalah dua komponen yang saling mempengaruhi dan saling menyokong. Namun bagaimana jika sejarah yang dinarasikan berbeda dengan ingatan masyarakat serta bagaimana hal tersebut disampaikan dalam pendidikan ?. Menjawab pertanyaan tersebut peneliti menggunakan metode kajian pustaka. Lima tahun terakhir negara-negara besar di dunia melakukan ucapan permintaan maaf dan rekonsiliasi peristiwa sejarah yang terjadi di masa lalu. Permintaan maaf tersebut terjadi setelah muncul kesaksian para korban serta pertimbangan kemanusiaan. Di Indonesia, peristiwa 65 dan revolusi Indonesia menjadi pembahasan utama dalam sejarah kontroversial hingga hari ini. Perbedaan narasi sejarah dan ingatan masyarakat tentang peristiwa tersebut memberikan dampak negatif dalam pendidikan sejarah. Sejarah akan kehilangan jiwanya dan fungsinya karena tidak mampu mencapai tujuan yang dicapai baik dalam pembelajaran maupun dalam masyarakat.

Copyrights © 2023