Tulisan ini berupaya untuk mengetahui tradisi kemanusiaan yang diambil dari sejarah terciptanya desa Muncar, Kabupaten Temanggung dengan harapan setelahnya dapat merawat dengan sebaik-baiknya. Secara umum, sebuah daerah pasti memiliki sejarah yang sarat dengan nilai kehidupan. Dalam jejak sejarah pemberian nama Muncar, terdapat peristiwa yang penuh dengan nilai-nilai humanis. Tentunya perlu kajian yang mendalam dan komprehensif. Menelisik dari obyek kajian dalam tulisan ini maka penelitian menggunakan analisis kualitataif deskriptif karena dirasa paling cocok. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis. Cara pengambilan datanya lebih dominan menggunakan cara observasi dan wawancara. Hal ini dilandasi belum banyak sumber tertulis yang berkaitan dengan tema di atas. Dari hasil penelitian, penulis menemukan beberapa nilai humanis yaitu nilai kemanusiaan, nilai pengakuan terhadap pluralitas, nilai non hegemoni, nilai kesejahteraan dan nilai kebersamaan. Nilai-nilai tersebut dapat dilihat dari praktik ritual bernuansa keagamaan sebagai bagian dari warisan peristiwa penting tersebut. Selain itu, peninggalan-peninggalan dalam bentuk kebudayaan material (pepunden) dan imaterial (nyadran, wayangan) menasbihkan bahwa Muncar menjadi prototype yang ideal dalam menjalankan misi kehidupan manusia secara utuh.
Copyrights © 2018