Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan latihan skipping dan jogging dengan latihan jogging dan sepeda statis dalam meningkatkan FEV1 remaja perokok. Metode: Penelitian Quasi eksperimental dengan teknik pengambilan random sampling. Uji statistik digunakan uji T-test independent dan uji Paired Samples Test. Nilai FEV1 dilakukan pengukuran 2 kali. Hasil: Uji normalitas shapiro wilk test terdistribusi normal dengan p>0,05 sedangkan uji homogenitas levene’ test didapatkan varian homogen. Hasil uji hipotesis perlakuan I memiliki mean±SD sebelum 3.3870±0.09141 sesudah 3.5550±0.09301 dan selisih 0.1660±0.03471. Paired Samples Test p=0.000 berarti latihan skipping dan jogging, meningkatkan FEV1 pada remaja perokok. Pada perlakuan II memiliki mean±SD sebelum 3.4610±0.11210 sesudah 3.7020±0.14421 selisih 0.2410±0.08399. Paired Samples Test p=0.000 berarti latihan jogging dan sepeda statis dapat meningkatkan FEV1 pada remaja perokok. T-test independent menunjukan 0,014 ada perbedaan dalam meningkatkan FEV1 remaja perokok. Kesimpulan: adanya perbedaan terhadap latihan skipping dan jogging dengan latihan jogging dan sepeda statis dalam meningkatkan FEV1 pada remaja perokok.
Copyrights © 2021