Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perasaan siswa tentang membayar pajak berdasarkan seberapa banyak mereka tahu tentang pajak dan seberapa banyak mereka belajar tentang pajak. Dengan menggunakan metode kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan memberikan survei kepada mahasiswa akuntansi yang telah diajarkan tentang pajak. Analisis regresi digunakan untuk melihat bagaimana faktor-faktor yang diteliti cocok satu sama lain. Dengan menggunakan uji t dan uji F, peneliti menemukan bahwa pendidikan pajak dan pengetahuan perpajakan memiliki pengaruh yang baik dan signifikan terhadap perasaan mahasiswa tentang membayar pajak. Pada uji koefisien determinasi, 51,2% data dapat dijelaskan oleh pendidikan pajak, pemahaman pajak, dan persepsi kepatuhan pajak. Sedangkan 48,8% lainnya dapat dijelaskan oleh pengaruh variabel lain yang tidak diperhatikan oleh penulis. Hasil studi menunjukkan bahwa mengajar siswa tentang pajak membuat perbedaan besar dalam seberapa banyak mereka tahu tentang pajak. Semakin banyak anak belajar tentang pajak di sekolah, semakin mereka tahu tentang cara kerja pajak.
Copyrights © 2023