PT. XYZ adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi air minum dalam kemasan dan masuk dalam kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi yang dilakukan terhadap PT. XYZ, perusahaan belum menggunakan model bisnis baku sehingga perusahaan masih berjalan secara alami tanpa intervensi. Padahal model bisnis memiliki tujuan untuk membantu perusahaan atau UMKM dalam melakukan perencanaan bisnis, menetapkan dan memvalidasi poin-poin penting dari lini bisnis, seperti aktivitas utama, sumber daya, hubungan dengan customer, pendapatan, dan pengeluaran. Solusi dalam permasalahan ini adalah dengan melakukan kegiatan pengabdian dalam bentuk penyuluhan/sosialisasi mengenai pentingnya pengembangan UMKM dengan melakukan perbaikan bisnis model. Proses pelaksanan program pengabdian dilakukan dengan memberikan pretest dan post testyang bertujuan untuk mengetahui pemahaman pengelola usaha tentang pengembangan bisnis model UMKM. Pengelola usaha diberi pelatihan terkait bagaimana menyusun bisnis model sederhana dan mendiskusikan hasilnya yang diharapkan menjadi proyeksi usahanya ditahun berikutnya. Berdasarkan hasil pretest dan post test-nya diperoleh data bahwa pemahaman terdapat pentingnya bisnis model dalam menjalankan usaha UMKM menjadi salah satu modal yang dapat berkontribusi pada pengembangan usaha, menemukan strategi-strategi baru serta bertahan dalam kondisi usaha sulit. Mitra akhirnya mampu meningkatkan stategi pengembangan usaha dengan pendekatan bisnis model, memikirkan usaha-usaha baru yang menguntungkan dan tetap bertahan dalam ketatnya persaingan.
Copyrights © 2023