Konflik sosial merupakan hal yang lumrah terjadi di dalam masyarakat. Meski demikian, dampak dan tingkat keparahan yang ditimbulkan sering kali masif dan destruktif. Permasalahannya adalah Indonesia memiliki sebuah rekam sejarah yang buruk dalam kontestasi politik nasional, yaitu politik identitas dan politisasi agama. Studi ini berusaha membuktikan keterkaitan antara politik identitas, konflik sosial, dan mobilisasi sumber daya untuk gerakan sosial yang destruktif dengan tujuan mencegah pengulangan fenomena pada pesta demokrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berupa studi kasus. Penelitian ini menemukan bahwa masyarakat Indonesia sangat mudah terprovokasi dengan isu-isu sensitif yang berkaitan dengan identitas. Hal ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk membentuk sebuah pemikiran subjektif yang dominan dan berujung pada mobilisasi massa yang destruktif.
Copyrights © 2023