Tujuan kajian ini untuk melihat pengaruh dari Rasio Intermediasi Makroprudensial, ukuran perusahaan pada Return on Asset pada manajemen laba sebagai variabel intervening. Kajian saat ini memanfaatkan informasi yang diambil dari financial report perbankan yang tercatat di BEI dengan metode pengujian purposive sampling yang memenuhi langkah-langkah eksplorasi. Peneliti mengkaji dengan jangka waktu selama lima tahun menggunakan sampel sebanyak 120 data dari 24 entitas sektor perbankan. Kajian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan tipe data sekunder. Dari hasil pada penelitian ini memperlihatkan pengaruh negatif secara parsial Rasio Intermediasi Makroprudensial pada Return On Assets, kemudian ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif pada Return On Assets. Rasio Intermediasi Makroprudensial dapat mempunyai pengaruh yang negatif pada manajemen laba, ukuran perusahaan mempunyai pengaruh yang positif pada manajemen laba serta manajemen laba mempunyai pengaruh negatif pada Return On Assets. Manajemen laba mampu memediasi hubungan Rasio Intermediasi Makroprudensial pada Return On Assets dan manajemen laba tidak mampu memediasi ukuran perusahaan pada Return On Assets. Pada kajian ini menemukan bahwa dengan adanya kebijakan Rasio Intermediasi Makroprudensial yang telah ditetapkan dapat mempersempit ruang gerak internal perusahaan untuk melakukan kecurangan-kecurangan yang biasa dikenal dengan istilah manajemen laba dengan Return On Assets dan ukuran perusahaan dapat dijadikan acuan untuk mengetahui laporan keuangan pada sektor perbankan.
Copyrights © 2022