Pendidikan karakter adalah suatu usaha yang dilaksanakan untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan dengan cara mentransformasikan nilai-nilai yang ditumbuhkembangkan dalam kepribadian para peserta didik sehingga terbentuk perilaku yang baik serta dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Melihat realitas kehidupan manusia saat ini, posisi etika sering terabaikan dan tersingkirkan. Mereka terlampau jauh terjerumus dalam dunia materialisme, sehingga mereka terlalu percaya pada kemampuan mereka sendiri dengan seperangkat logika rasionalistik positivistik yang menjadi pondasi bagi bangunan pemikiran dan aksinya. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih mendalam tentang pendidikan beretika dari beberapa literatur klasik maupun modern yang akan memberikan sumbangan terhadap pemikiran tersebut. Jika kita meninjau ulang kitab Adab ‘Alim Wal Muta’allim karya KH. Hasyim Asy’ari, maka terdapat risalah pendidikan yang memuat tentang pendidikan beretika khususnya tentang nilai-nilai karakter yang harus dimiliki baik oleh pendidik maupun peserta didik. Berangkat dari permasalahan di atas, maka penelitian menjadi urgen untuk dilakukan. Adapun fokus penelitian ini adalah: Bagaimana Pendidikan Islam menurut pemikiran KH. Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adab ‘Alim Wal Muta’allim? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berasal dari personal document yaitu kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim dan sumber sekunder berasal dari publikasi ilmiah berupa buku-buku, jurnal, artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pendidikan karakter menurut pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari dalam kitab “Adabul ‘Alim wal Muta’allim†yaitu: Pertama, karakter pribadi seorang murid, kedua, karakter murid kepada guru
Copyrights © 2022