Dalam dunia politik, mengkritisi merupakan bagian dari kebebasan berpendapat. Hal ini tak terkecuali pada setiap tindakan yang dilakukan oleh para politisi. Pada pertemuan Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming juga menuai banyak pro-kontra yang dilayangkan. Tujuan penelitian adalah mengkaji bagaimana analisis analisis kritis pada berita pertemuan Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming dengan menggunakan metode Norman Fairclough. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian diskriptif kualitatif. Peneliti mengambil pemberitaan mengenai pertemuan Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming pada media online Detik News, Liputan6, Tempo, dan Tribun menggunakan kajian analisis Norman Fairclough dengan mengambil tiga aspek, yakni aspek analisis teks, analisis diskursif, dan analisis sosial kultural. Penelitian ini menggunakan Research Document. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberitaan pada setiap media tentang pertemuan Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming sudah menyampaikan teks berita yang ditulis dengan kaidah jurnalistik serta berperan netral dalam memproduksi dan menyebarkan teks melalui wartawan dan penempatan narasumber yang sesuai.
Copyrights © 2023