Jumlah mahasiswa yang berbanding terbalik dengan tempat tinggal adalah salah satu persoalan yang terjadi di Universitas Syiah Kuala saat ini. Peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun membuat asrama tidak lagi cukup untuk menampung mahasiswa padahal tempat tinggal yang layak dan berada di dekat lingkungan kampus merupakan keinginan mahasiswa. Harga sewa rumah di dekat kampus juga semakin naik dari hari ke hari. Akibatnya, mahasiswa mencari tempat tinggal yang jauh dari kampus. Hal ini membuat mehasiswa merasakan efek negatif seperti, telat datang ke kampus, sulit mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya kesempatan berbaur dengan sesamanya. Oleh karena itu, dibutuhkan perancangan rumah susun sederhana sewa mahasiswa. Perancangan ini menggunakan konsep arsitektur tropis. Metode perancangan yang digunakan adalah metode pengumpulan data dan analisis data. Hasil akhirnya adalah untuk memeproleh sebuah desain yang tepat guna dan dapat menjawab permasalahan yang ada.
Copyrights © 2023