Rasa syukur menjadi salah satu mekanisme koping yang mampu mencegah timbulnya stres dan depresi pada individu ketika menghadapi berbagai masalah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebersyukuran yang ditinjau berdasarkan gender. Metode penelitian merupakan metode kuantitatif yang melibatkan 154 mahasiswa yang terdiri dari 81 mahasiswa laki-laki dan 73 mahasiswa perempuan. Sample penelitian ditentukan menggunakan simple random sampling. Kebersyukuran pada mahasiswa diukur menggunakan skala The Gratitude Questionnaire-Six Item form (GQ-6) yang dikembangkan oleh McCullough, Tsang, dan Emmons, dan kemudian diadaptasi kedalam bahasa Indonesia oleh Alwi (2021), skala ini telah divalidasi dengan nilai validitas 0.78 dan reliabilitas 0,882. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test ditemukan nilai probabilitas 0.000 (p < 0.05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kebersyukuran pada perempuan dan laki-laki. Perempuan (M=31.14) memiliki tingkat kebersyukuran yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki (M=26.68). Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya informasi mengenai perbedaan gender pada kebersyukuran mahasiswa.
Copyrights © 2023