Indonesia memiliki museum sebagai objek wisata dengan daya tarik tersendiri. Sayangnya, minat berkunjung ke museum nampaknya masih sangat rendah, hal ini dikarenakan museum memiliki citra yang kurang menarik akibat pengaplikasiannya yang masih konservatif di Indonesia. Meskipun demikian, terdapat salah satu Museum Digital di Bekasi yang menggunakan teknologi modern pertama di Jabodetabek. Melalui penerapan inovasi teknologi ini, Peneliti menemukan bahwa terdapat hambatan yang dialami museum. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai proses adopsi inovasi teknologi di Museum Digital Bekasi, khususnya teknologi Augmented Reality menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengkaji teori difusi inovasi. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa, Museum Digital Bekasi telah melalui tahapan dari difusi inovasi meliputi; Tahap Munculnya Pengetahuan, Tahap Persuasi, Tahap Pengambilan Keputusan, Tahap Pengimplementasian dan Tahap Konfirmasi. Adapun hambatan yang terjadi pada proses adopsi ini disebabkan karena adanya proses pada Tahap Pengimplementasian dan Tahap Konfirmasi yang belum sempurna, sehingga museum memutuskan untuk melakukan adopsi berkelanjutan terhadap inovasi teknologi yang ada.
Copyrights © 2023