Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan akses pendidikan anak keluarga miskin, dampak terhadap kehidupannya dan upaya yang telah dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan 23 informan, ditentukan secara purposive, dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya akses pendidikan anak disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor ekonomi, persepsi orang tua yang masih rendah tentang pendidikan, kurangnya kemauan belajar anak. Rendahnya akses tersebut berakibat kepada menikah muda, pola pikir belum dewasa, menimbulkan kecemburuan sosial, lambatnya kemajuan daerah. Meskipun demikian orang tua, masyarakat sebenarnya sudah punya upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut, diantara upaya itu adalah memberikan perhatian dan nasehat kepada anak, membuat kegiatan sekolah lebih menarik, melengkapi sarana dan prasarana sekolah, memperbaiki akses jalan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekonomi bukanlah hal dominan penyebab rendahnya akses pendidikan anak, namun peran orang tua dan kemauan anak untuk sekolah merupakan hal yang penting saat sekarang
Copyrights © 2023