Karyawan yang sudah menikah akan menjalankan dua peran secara bersamaan di area kerja dan keluarga. Menjalankan beberapa peran secara bersamaan dapat memunculkan konsekuensi negatif dan positif bagi setiap individu. Penelitian tentang interaksi pekerjaan-keluarga telah mengalami perseseran dari perspektif konflik ke perspektif enrichment sehingga menumbuhkan minat pada konsekuensi work-family enrichment. Sejauh ini penelitian terkait dengan konsekuensi positif interaksi pekerjaan-keluarga belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh work-family enrichment terhadap komitmen organisasi dan kepuasan pernikahan. Work-Family enrichment memiliki dua dimensi arah yaitu work to family dan family to work. Responden dari penelitian ini terdiri dari 542 karyawan yang sudah berkeluarga di Bandung. Penelitian ini menunjukkan adanya kontribusi positif dari work to family enrichment terhadap kepuasan pernikahan. Terdapat pengaruh positif family to work enrichment terhadap dimensi komitmen afektif dan normatif, namun tidak berhubungan dengan dimensi kontinuan komitmen. Saran dari hasil penelitian ini adalah memperluas sampel di kota lain sehingga menjadi penelitian dalam skala nasional dan mempertimbangkan variabel lain yang bisa berhubungan dengan komitmen organisasi terutama dimensi kontinuan. Â
Copyrights © 2023