Jurnal Teologi Amreta
Vol. 6 No. 2 (2023): Pentakostalisme di abad ke-21

Komparasi Metode Hermeneutik Pentakosta dan Metode Hermeneutik Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh

Mesrin Rumaijuk (a:1:{s:5:"en_US"
s:40:"Gereja Sidang Jemaat Allah Sumbawa Besar"
})



Article Info

Publish Date
18 Oct 2023

Abstract

Komparasi Metode Hermeneutik Pentakosta dan Metode Hermeneutik Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh. Hermeneutik, terkait dengan Alkitab, secara umum dipahami sebagai usaha memahami maksud semula dari teks, selanjutnya maksud tersebut dimanifestasikan dalam sebuah bentuk tindakan yang disesuaikan dengan konteks. Metode yang digunakan dalam hermeneutik tidak selalu sama antara denominasi gereja yang ada. Begitu pula yang terlihat antara hermeneutik Pentakosta dan hermeneutik gereja Masehi Adven Hari Ketujuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi literatur. Penulis menggambarkan beberapa detail terkait metode hermeneutik Pentakosta dan metode hermeneutik gereja Masehi Adven Hari Ketujuh. Selanjutnya melihat adanya kemungkinan persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Hasil yang diperoleh, sekalipun gereja Masehi Adven Hari Ketujuh bercorak Injili yang berbeda dengan Pentakosta, namun diperoleh adanya kesamaan metode hermeneutik yang digunakan oleh keduanya. Selain kesamaan, tentu saja terdapat perbedaan. Dalam hal ini, persamaan harus dijadikan sebagai tali pengikat yang mempererat antara kaum Pentakosta dan Adven, selanjutnya perbedaan tidak boleh dipahami sebagai pertentangan namun lebih kepada keberagaman spektrum dalam dunia hermeneutik.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

amreta

Publisher

Subject

Religion Humanities Other

Description

Amreta Theology Journal is a bilingual semi scientific journal aimed at developing and advancing written works in the fields of ...