Karakter positif harus dimiliki oleh seorang guru terutama guru SD yang menjadi ujung tombak pendidikan dasar. Pembentukan karakter positif pada calon guru SD seharusnya dimulai dari proses perkuliahan. Gejala yang ditunjukkan oleh mahasiswa semester 2 Prodi PGSD IKIP PGRI Madiun adalah kurangnya karakter positif yang terbukti dengan banyaknya mahasiswa yang terlambat dalam mengikuti proses perkuliahan, mengumpulka tugas, dan kurang proaktifnya mahasiswa terhadap perkembangan yang terjadi dalam dunia kampus. Untuk itu diperlukan penyelesaian masalah melalui penelitian tindakan yang secara umum bertujuan untuk mengembangkan karakter. Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) sebagai salah satu sarana perkuliahan dipilih sebagai alternatif pemecahan masalah. LKM yang dimaksud dalam penelitian ini adalah LKM terbimbing berbasis inquiry sehingga dalam proses perkuliahan mahasiswa dapat menemukan konsep secara mandiri kemudian proses pembimbingan dilakukan untuk meluruskan konsep yang salah serta melakukan praktik secara langsung untuk memupuk keterampilan berbahasa mahasiswa. Karena penelitian yang digunakan untuk memecahkan masalah adalah penelitian tindakan kelas, maka dalam penelitian ini diambil kelas yang paling bermasalah dalam hal karakter. Berdasarkan pengamatan awal, kelas yang paling bermasalah dalam hal ini adalah kelas 2G. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah proses perkuliahan dengan LKM ini berlangsung, mahasiswa yang semula diindikasikan bermasalah dalam hal disiplin dan keaktifan menunjukkan perkembangan disiplin dan keaktifan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan LKM terbimbing berbasis inquiry memang efektif untuk mengembangkan karakter. Kata Kunci: Karakter, LKM
Copyrights © 2011