Hasil observasi kondisi awal mutu pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa kelas VIIE SMP Negeri 38 Semarang masih rendah, hal itu ditujukan dengan kurang adanya minat siswa dalam proses pembelajaran PPKn dan hasil ulangan yang rendah. Rendahnya minat dan hasil belajar siswa disebabkan oleh proses pembelajaran yang berlangsung satu arah, yaitu guru cenderung aktif dari awal sampai akhir pelajaran sementara siswa hanya mendengarkan. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti ingin menerapkan model pembelajaran PAIKEM. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VII E SMPN 38 Kota Semarang pada mata pelajaran PPKn tahun 2021/2022 yang berjumlah 32 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasakan hasil tindakan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran PAIKEM Index Card Match dalam pembelajaran mata pelajaran PPKn dapat meningkatkan dengan rata 66,2 meningkat sebesar 22% dari kondisi awal. Dari kondisi awal ke kondisi akhir terdapat peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dari sepuluh siswa menjadi dua puluh tujuh siswa atau meningkat sebesar 53%.
Copyrights © 2023