Abstrak: Hubungan Durasi Dan Posisi Kerja Penggunaan Laptop Terhadap Keluhan Nyeri Leher Pada Pegawai Di Perusahaan Perkebunan. Pegawai di PT-X melakukan posisi kerja yang statis dalam durasi kerja kurang lebih 8 jam. Pada keadaan ini pada daerah leher terjadi ketegangan otot yang disebbakan oleh posisi kerja yang statis. Peniliti bertujuan menganalisis adanya hubungan antara durasi kerja dan sikap kerja dalam penggunaan komputer terhadap keluhan nyeri leher pada pegawai di PT-X, Kebun Ngobo, Kabupaten Semarang. Pada penelitian ini dilakukan metode kuantitatif dengan survei cross sectional. Dalam sebuah penilitian, terdapat 30 tenaga kerja. Sampel dipilih menggunakan metode total sampling. Data dianalisis menggunakan uji spearman-rank. Hasil analisis diperoleh terdapat hubungan yang signifikan terkait durasi kerja terhadap nyeri leher pada pekerja pengguna laptop (p=0,007). terdapat hubungan signifikan terkait posisi kerja terhadap nyeri leher pada pekerja pengguna laptop (p=0,003). Terdapat hubungan signifikan terkait durasi dan posisi kerja terhadap nyeri leher pada pekerja penggunaan laptop dan terdapat arah hubungan yang bersifat positif pada durasi dan posisi kerja pada keluhan nyeri leher.
Copyrights © 2023