Stunting merupakan masalah kekurangan gizi yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang akibat suplai makanan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi. Anak stunting cenderung lebih pendek daripada anak seusianya. Indonesia merupakan negara dengan risiko stunting yang sangat tinggi. Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia Prevalensi stunting di Indonesia tahun 2022 mencapai 24,22 % dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia meski terlihat ada penurunan angka prevalensi, tetapi stunting dinilai masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena angka prevalensinya yang masih di atas 20%. Anak yang menderita stunting akan mengalami keterbatasan pengembangan otak dan tinggi dari anak tersebut tidak akan bisa menyesuaikan dengan tinggi badan diusia mereka selain itu, anak akan rentan terhadap penyakit, sehingga mereka berisiko tinggi kehilangan produktivitas di masa depan. Deteksi stunting sedini mungkin mampu mengurangi resiko anak terkena stunting. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan sebuah sistem yang mampu mendeteksi dini stunting, sehingga mampu membantu orangtua mengetahui cara pencegahan stunting dan mengontrol tumbuh kembang anak. Penelitian ini akan membangun aplikasi berbasis android yang mendiagnosa penyakit stunting. Manfaat dari penelitian ini adalah memudahkan orang tua terutama ibu mendapatkan informasi terkait gejala, dampak, cara mengatasi stunting dan mendiagnosa kondisi anaknya.
Copyrights © 2023