Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi berafiliasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai Akpelni Semarang dengan komitmen organisasi sebagai variable mediasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pegawai Akpelni Semarang yang berjumlah 125 orang, terdapat kuesioner yang tidak kembali sehingga yang diolah sebanyak 114 kuesioner. Adapun sampelnya diambil seluruh anggota populasi dengan metode sensus.Metode analisis data menggunakan metode regresi berganda analisis jalur path. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa motivasi berafiliasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi motivasi berafiliasi yang diberikan maka semakin kuat komitmen organisasi.Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik budaya organisasi maka semakin kuat komitmen organisasi. Komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin kuat komitmen organisasi maka semakin tinggi kinerja pegawai. Motivasi berafiliasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi motivasi berafiliasi maka semakin tinggi kinerja pegawai. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik budaya organisasi maka semakin tinggi kinerja pegawai. Hasil analisis variable mediasi dengan menggunakan uji Sobel, menemukan bahwa komitmen organisasi dapat memediasi pengaruh motivasi berafiliasi terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi dapat memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai.Hal ini membuktikan bahwa komitmen organisasi sebagai variabel mediasi dari pengaruh budaya organisasi dan motivasi beraviliasi terhadap kinerja pegawai.
Copyrights © 2020