Unit Pelayanan Publik(UPP) adalah merupakan unit kerja non struktural yang melakukan kegiatan penyelengaraan pelayanan publik langsung ke masyarakat. Setiap tahun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Melalui Bagian Organisasi Pemerintah Kota Kediri membentuk sebuah tim yang bertugas membuat asesmen tentang pelayanan publik di UPP wilayah kota Kediri. Dalam pelaksanaan Asesmen tersebut masih menggunakan media kertas, kinerja kunjungan assesor ke tempat yang akan dilakukan monev tidak termonitoring dengan baik dan dan untuk menentukan sebuah lembaga mendapatkan predikat hasil yang baik masih belum punya standar yang jelas. Maka, Langkah yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah membuat aplikasi yang dapat menghemat penggunaan kertas, memantau kinerja, dan melakukan clustering untuk memberikan saran dan hasil yang lebih terukur. K-Means Clustering merupakan metode untuk mengklasterisasi input non hirarki kedalam beberapa bentuk cluster. Penelitian ini berusaha membuktikan metode K-Means Clustering dapat diandalkan untuk membantu Assesor dalam mempertimbangkan kualitas dari UPP yang dilakukan asesmen. Setiap masukan input akan diperhitungan menjadi 3 cluster predikat. Hasilnya adalah persentasi predikat untuk dipertimbangkan menjadi rekomendasi untuk perbaikan kualitas UPP tersebut dimasa mendatang.
Copyrights © 2020