Sistem instalasi listrik dan sistem pengaman merupakan dua hal yang saling terkait, hal ini dapat dilihat dari aturan yang jelas tentang sistem pengaman yang tercantum pada PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). Secara umum pengaman yang digunakan dalam sistem instalasi listrik yaitu hanya berfungsi sebagai pemutus listrik jika terjadi arus lebih atau arus bocor, tetapi tidak bisa sekaligus untuk mengukur beda potensial, mengukur kuat arus, dan mengukur daya listrik. Hal ini mengakibatkan penggunaan alat yang tidak efisien dan ekonomis. Oleh karena pada penelitian ini penulis membuat alat berupa optimalisasi panel listrik yang berfungsi sebagai pengukur, pengaman, dan pengatur kapasitas pengaman kelistrikan. Sistem optimalisasi panel listrik dalam penelitian ini yaitu menggunakan mikrokontroler Atmega 16 dan perangkat lunak yang dipakai yaitu CVAVR, Proteus , dan Extrem Burner Avr. Hasil pengujian panel listrik digital satu phasa berbasis mikrokontroler atmega16 menunjukkan bahwa panel listrik digital satu phasa berbasis mikrokontroler atmega16 yang telah didesain dapat mengukur tegangan (volt), arus (ampere), daya (VA), dan suhu (Celcius) dengan akurasi pembacaan yang cukup baik dan panel listrik digital satu phasa berbasis mikrokontroler atmega16 ini mampu memproteksi dari adanya beban/arus lebih, tegangan lebih, dan suhu tinggi dengan kecepatan protec sebesar 100ms.
Copyrights © 2017