Dalam dunia otomotif untuk meningkatkan perfoma mesin bisa didapatkan dengan memaksimalkan proses pembakaran yang terjadi di ruang bakar. Hal ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan kinerja dari sistem pengapian dan modifikasi trigger magnet guna untuk meperbesar daya dan torsi yang dihasilkan mesin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan trigger magnet terhadap daya dan torsi, perubahan trigger magnet yang diberikan adalah 100, 9,50 dan 90 . Data hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan ANOVA dengan uji Normalitas, Identik, Independen dan Main Effect Plot. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh perubahan trigger magnet mundur 90 menghasilkan daya paling tinggi 6.205 Hp, trigger magnet mundur 9,50 menghasilkan daya paling tinggi 6.699 Hp, dan trigger magnet standar 100 menghasilkan daya paling tinggi 6.435 Hp, sedangkan ada pengaruh perubahan trigger magnet mundur 90 menghasilkan torsi paling tinggi 0.61 KG*m, trigger magnet mundur 9,50 menghasilkan torsi paling tinggi 0.66 KG*m, dan trigger magnet standar 100 menghasilkan torsi paling tinggi 0.64 KG*m.
Copyrights © 2018