Perkembangan teknologi saat ini menuntut banyak produk yang terbuat dari logam yang diproses dengan berbagai macam metode seperti pengecoran, penempaan, perlakuan panas, dan lain sebagainya. Untuk melakukan hal tersebut diperlukan alat pemanasan logam, salah satunya berupa furnace. Untuk mengetahui karakteristik furnace ini maka perlu dilakukan analisis. Dari hasil analisis diketahui furnace memiliki output maksimum sebesar 18,35 kilowatt dan mampu mencapai suhu 1000˚C dari suhu 26˚C dalam waktu 15 menit 45 detik dengan rata-rata kenaikan suhu 1,064˚C per detik. Konsumsi daya furnace saat steady state adalah sebesar 454,03 watt pada suhu 100°C, 2194,45 watt pada suhu 200°C, 3016,11 watt pada suhu 300°C, 3897,47 watt pada suhu 400°C, 6598,57 watt pada suhu 500°C, 9887,83 watt pada suhu 600°C, 11.738,24 watt pada suhu 700°C, 13.793,03 watt pada suhu 800°C, 15.868,38 watt pada suhu 900°C, dan 17.199,90 watt pada suhu 1000°C. Akurasi suhu pada furnace tergantung pada tipe kontrolnya. Pada suhu target 400°C, kontrol tipe PID adalah yang paling akurat dengan variasi sebesar ±0.5°C setelah kondisi steady. Sedangkan pada kontrol tipe on-off, suhu furnace naik turun dari 396°C hingga 406°C secara berkala.
Copyrights © 2022