Kebutuhan masyarakat terhadap makanan yang bersumber dari protein hewani seperti daging semakin tinggi sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan selera, gaya hidup, harga dan meningkatnya daya beli masyarakat mempengaruhi permintaan terhadap makanan, melihat peningkatan daging dan tulang terhadap kebutuhan masyarakat yang terhitung tinggi terdapat beberapa kendala pada proses pengolahan. Salah satunya pada proses pemotongan yang masih manual menggunakan pisau golok dan membutuhkan tenaga manual, membutuhkan waktu yang lama, dari tingkat keamanannya juga dinilai kurang aman karena jari tangan sering terkena pisau golok pada saat pemotongan yang mempengaruhi produktifitasnya.Pada rancangan bangun alat peotong tulang dan penggilingan daging ini menggunakan pendekatan perancangan yaitu dengan mendesain ulang alat yang sudah ada dengan ukuran dimensi yang lebih kecil disbanding alat yang sudah ada karena alat ini diperuntukan untuk pemotongan dan penggilingan daging dengan kapasitas yang kecilKarena dinilai lebih praktis dan mudah untuk dipindahkan, untuk kecepatan lebih cepat dan tingkat keamanan yang maksimal. Untuk alat ini akan dibuat dengan menggunakan posisi vertical dan dengan ukuran pisau selendang +-200 cm dan tinggi alat 150 cm. Mesin ini bekerja dengan baik dan meningkatkan produtivitas 2 kali lebih cepat dibandingan manual.
Copyrights © 2022