Puskesmas Lolowa’u merupakan salah satu Puskesmas yang mempunyai kasus gizi buruk pada balita, terdapat sebanyak 15 orang kasus gizi buruk di Puskesmas Lolowa’u pada tahun 2021. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui implementasi penanggulangan gizi buruk di Puskesmas Lolowa’u Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Fokus penelitian pada aspek input, proses dan output pelaksanaan program penanggulangan gizi buruk. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi kejadian lapangan, dan observasi dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik sampling purposif. Dalam pelaksanaan penanggulangan gizi buruk terdapat beberapa kendala baik dari segi input, proses maupun outputnya yaitu petugas gizi yang kurang, sarana dan prasarana yang minim serta kesadaran masyarakat tentang masalah gizi yang kurang. Output menunjukkan masih banyak balita yang tidak diketahui status gizinya, serta cakupan pemberian tablet FE ibu hamil dan vitamin A balita yang masih rendah. Upaya perbaikan status gizi buruk balita dapat melalui penambahan petugas gizi di Puskesmas atau melatih tenaga kesehatan untuk terampil dalam melaksanakan tata laksana upaya perbaikan gizi balita misalnya dengan pemanfaatan bahan makanan lokal yang ada disekitar sebagai makanan pemulihan bagi balita gizi buruk.
Copyrights © 2023