Jurnal Budaya Etnika
Vol 7, No 1 (2023): Komodifikasi Budaya: Tradisi, Seni dan Gaya Hidup

IDENTITAS ISLAM PADA SENI PAGELARAN TARAWANGSA (KAJIAN LIVING RELIGIONS DENGAN PENDEKATAN NETNOGRAFI)

Ahmad Rifai (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2023

Abstract

ABSTRAK Tarawangsa berawal dari ritual yang sakral atas rasa kesyukuran warga Rancakalong karena panen yang melimpah. Pada fase perkembangan berikutnya Tarawangsa berubah menjadi dua bentuk yakni seni pertunjukan dan seni yang sakral masih tetap ada. Fenomena tersebut coba digali melalui pendekatan netnografi. Yakni memanfaatkan perkemabngan digital dalam memahamai fenomena Tarawangsa yang ada. Hasil penelitian menemukan bahwa identitas Islam masuk dan mewarnai perkembangan Tarawngsa. Islam sebagai agama samawi tidak menjadi ancaman terhadap pertunjukan Tarawangsa di Rancakalong. Justru akulturasi budaya nampak terlihat dimana Islam memberikan input nilai pada pertunjukan Tarawangsa, terutama model busana hijab dan kopiah yang dipakai oleh para pelaku Tarawangsa. Maka dari itu dalam living religions study baik Islam maupun Tarawangsa sendiri menjadi living dan hidup karena kedua saling memberi nilai yang sama akan pelestarian alam, rasa bersyukur dan kesejahteraan dalam kehidupan. Kata kunci : Tarawangsa, Identitas Islam, Agama Lokal, Agama yang Hidup ABSTRACT Tarawangsa is sacred music that is played as a form of gratitude for an abundant harvest. In subsequent developments, tarwangsa changed its function to become sacred music and entertainment. The phenomenon was explored using a netnographic approach. This approach uses digital developments to search for facts. the results of this study found that Islamic identity entered and colored the development of contemporary Tarawangsa. Islam as a divine religion does not threaten the Tarawangsa show in Rancakalong. Cultural acculturation occurs where Islam gives value to Tarawangsa performances which can be seen from the hijab fashion. In the perspective of living religions, Tarawangsa and Islam become living because they give value to each other for the preservation of nature, gratitude and well-being Key word: Tarawangsa, Islamic Identity, Idigineous Religions, Living Religions

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

etnika

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Social Sciences Other

Description

Jurnal Budaya Etnika merupakan publikasi hasil karya ilmiah yang berkaitan dengan budaya mencakup cipta, karsa, dan karya manusia. Jurnal Budaya Etnika menaruh perhatian pada artikel-artikel hasil kajian mengenai berbagai kebudayaan etnis yang berhubungan dengan seni, religi dan ritual, mitos, ...