TAA adalah metode analisis komprehensif tentang kecelakaan lalu lintas oleh berbagai ilmu, dan diperoleh laporan analisis kecelakaan lalu lintas yang ilmiah dan dapat diterima, pengetahuan tersebut meliputi: kinematika, fotogrametri, fotografi forensik, pemindai laser 3D, dan perangkat lunak analisis kecelakaan. Alat bantu yang digunakan antara lain kamera 3d Lasser Scanner guna merekam dengan teknologi sinar laser yang kemudian ditampilkan dalam bentuk 3 dimensi (sesuai dengan kondisi sebenarnya). Kedudukan hasil analisis TAA dalam pembuktian maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai alat bukti elektronik dan keterangan ahli. Adapun faktor yang menyebabkan dipilihnya metode TAA ini antara lain: 1) Faktor penegak hukum : telah dilakukannya koordinasi terlebih dulu antara Kepolisian, Jaksa dan Hakim guna penggunaan metode TAA. 2) Faktor Sarana prasarana : tidak adanya CCTV di TKP serta tidak dimilikinya alat pembaca SRS ECU oleh ATPM di Indonesia. 3) Faktor Budaya Organisasi : transformasi prioritas dalam kebijakan POLRI PRESISI. 4) Faktor Masyarakat: Atensi tinggi dari Kasus kecelakaan Vanessa Angel menyebabkan Polri perlu membuktikan profesionalisme mereka dan menunjukkan pada publik bahwa Polri memiliki team TAA yang bisa melakukan penyidikan menggunakan teknologi tinggi.
Copyrights © 2023