Berdasarkan hasil pengamatan di TK ABA 1 Wonokerto plemahan yang terdiri dari 20 belum semua mengetahui atupun memahami bahwa beberapa warna jika dicampurkan akan menghasilkan warna lain. Permasalahan yang terjadi adalah ketika anak di hadapkan oleh lembar tugas entah itu mewarna dan menulis dengan bahan atau warna yang terbatas, missal melukis guru hanya memfasilitasi tiga warna primer bagaimana cara anak agar mengasilkan warna baru dan sesuai dengan yang mereka inginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memotivasi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan kognitif mereka sehingga mereka dapat mengekspresikan diri melalui penggunaan warna dan menjadi lebih kreatif. Metodologi penelitian ini melibatkan pencampuran, baik melalui penggunaan berbagai pewarna atau melalui teknik pencampuran termasuk finger painting, painting, dan tasting. Kemampuan anak dalam menghasilkan warna hijau meningkat dari yang tidak bisa menjadi bisa, dan anak cenderung kreatif dalam mewarnai setelah dilakukan perbaikan pembelajaran yang dilakukan selama 5 hari pada siklus 1 dan 5 hari pada siklus 2.
Copyrights © 2023