Proses pembelajaran di sekolah saat ini menerapkan Kurikulum merdeka. Kurikulum ini memiliki keunggulan yaitu sekolah dapat mengembangkan perangkat ajar sendiri sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya. Perangkat ajar meliputi modul ajar, buku teks pelajaran, video pembelajaran dan lainnya. Modul ajar yang digunakan oleh pendidik masih banyak menggunakan modul ajar yang siap pakai tanpa menyusun terlebih dahulu sehingga terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Modul ajar seharusnya disusun sesuai dengan fase atau tahap perkembangan peserta didik dengan mempertimbangkan apa yang akan dipelajari dengan tujuan pembelajaran, dan berbasis perkembangan jangka panjang. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis kebutuhan modul ajar dalam proses pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Berdasarkan hasil studi literatur diketahui bahwa penggunaan modul ajar dalam pembelajaran bisa mempermudah peserta didik dan pendidik untuk mencapai tujuan pendidikan. Hasil kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan modul ajar nantinya.
Copyrights © 2023