Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) dengan perlakuan kombinasi pupuk organik cair Super Grow dan pupuk Kompos. Dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Klabat, Airmadidi dari bulan Oktober sampai Desember 2022. Menggunakan Faktorial Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor perlakuan yaitu Pupuk Organik Cair Super Grow dengan 4 taraf (0 ml/liter air/plot, 2 ml/liter air/plot, 4 ml/liter air/plot, 6 ml/liter air/plot) dan perlakuan Pupuk Kompos dengan 3 taraf (0 kg/plot, 1 kg/plot, 1,5 kg/plot). Variabel yang diamati adalah Tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat tanaman. Pupuk Organik Cair Super Grow berpengaruh tidak signifikan pada tinggi tanaman, tetapi berpengaruh sangat signifikan pada jumlah daun dan berat tanaman pada umur 20 dan 30 HST. Pupuk Kompos berpengaruh tidak signifikan pada tinggi tanaman tetapi berpengaruh sangat signifikan pada jumlah daun dan berat tanaman pada umur 30 HST. Kombinasi perlakuan berpengaruh tidak signifikan pada pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun umur 10 HST tetapi berpengaruh signifikan pada tinggi tanaman dan jumlah daun umur 20 HST, dan berpengaruh sangat signifikan pada tinggi tanaman, jumlah daun dan berat tanaman umur 30 HST. Dosis terbaik pupuk Organik Cair Super Grow adalah 6 ml/liter air/plot dan pupuk Kompos adalah 1 kg/plot. Kombinasi dosis pupuk Organik Cair Super Grow dan pupuk Kompos yang terbaik adalah 6 ml/liter air/plot dan 1 kg/plot. Kata Kunci: Kangkung Darat, Pupuk Organik Cair Super Grow, Pupuk Kompos
Copyrights © 2023