Anafora adalah bentuk gaya bahasa pengulangan kata pada awal baris atau setiap kalimat, Sedangkan rima merupakan pengulangan bunyi yang sama yang biasanya terletak pada akhir baris.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk, makna dan fungsi gaya bahasa anafora dan rima yang terdapat dalam antologi puisi Tegalan Wong Wadon karya dosen dan mahasiswa PBSI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca simak catat. Wujud data dalam penelitian ini berupa kalimat atau penggalan puisi yang mengandung gaya bahasa anafora dan rima. Teknik analisis data menggunakan metode hermeneutika serta dalam penyajian data menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini ditemukan pada 18 judul puisi (45 %) yang mengandung anafora, sedangkan rima ditemukan pada 22 judul puisi (55 %) dari 40 judul puisi. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada materi ajar di SMA kelas X kurikulum merdeka yaitu pada capaian pembelajaran 1.2 menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks informasional atau fiksi dalam materi “menulis teks puisi”.
Copyrights © 2023