Kehidupan keagamaan umat Islam di Indonesia yang cukup beragam menimbulkan berbagai pandangan tentang format negara yang ideal. Pandangan yang timbul berupa paham dari sekelompok masyarakat muslim yang ingin mengubah dasar negara dan paham yang menegaskan bahwa konsep negara yang berdasarkan Pancasila merupakan representasi ajaran Islam itu sendiri. Ahmad Hasyim Muzadi dalam karirnya sebagai Ketua Umum PBNU berada di dalam kancah pergolakan paham dimaksud dan melontarkan gagasan tentang moderasi beragama sebagai upaya mencegah berkembangnya paham radikalisme di Indonesia , karena telah terbukti menimbulkan perang saudara di beberapa negara Islam seperti negara Islam Irak dan Suriah yang dipicu oleh kaum Radikal ISIS, Wahabi dan Syi’ah. Konsep hubungan agama dan negara yang digagas oleh tokoh sentral PBNU sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia memiliki nilai strategis bagi kehidupan umat Islam untuk dapat dibawa kepada kehidupan moderasi beragama.Deksripsi utuh tentang gagasan pemikiran Ahmad Hasyim Muzadi tentang konsep hubungan agama dan negara digali menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dan data-data kepustakaan dianalisis dengan pendekatan teori konsep hukum tentang negara menurut Hans Kelsen, teori relasi agama dan negara, dan teori moderasi hukum Islam.Penelitian ini menghasilkan temuan berupa gagasan Ahmad Hasyim Muzadi tentang konsep hubungan agama dan negara berdasarkan kearifan lokal yaitu mendukung teori simbiotik yang menegaskan bahwa agama membutuhkan negara agar dapat menjamin dan mengembangkan agama, demikian pul sebaliknya negara memerlukan agama untuk pembinaan moral dan etika warga negara
Copyrights © 2023