Kelancaran dan keberhasilan visi, misi dan tujuan perusahaan sangat bergantung pada komunikasi yang berkesinambungan dan terjalin dengan baik di dalam organisasi. Ini termasuk komunikasi dari atasan ke bawahan, dari bawahan ke atasan dan komunikasi antar rekan kerja. Namun karena kemampuan bawahan, komunikasi menjadi faktor penghambat dalam penyampaian pesan yang disampaikan atau dikirim oleh bawahan kepada atasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi dan konflik kerja terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiasi. Penelitian ini dilakukan di Sekretariat DPRD Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Berdasarkan informasi yang penulis terima dari Bagian Tata Usaha Sekretariat DPRD Sumatera Utara, jumlah pegawai di properti tersebut mencapai 50 pegawai. Teknik pengumpulan data menggunakan uji instrumen data, uji kebutuhan pengetahuan, dan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi dan konflik kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Sumatera Utara. Secara parsial komunikasi dan konflik kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Sumatera Utara.
Copyrights © 2023