Pendahuluan : Perilaku merokok menjadi salah satu kebiasaan yang sering ditemui di sekitar kita. Bahaya rokok bagi kesehatan menimbulkan faktor resiko terjadinya berbagai penyakit, satu diantaranya adalah kenaikan gula darah yang berimbas pada terjadinya diabetes melitus. Efek tersebut salah satunya pada rongga mulut yang bisa bermanifestasi pada turunnya sistem imunitas tubuh sehingga menyebabkan timbulnya mutasi gendan bisa menjadi etiologi dari terjadinya kanker mulut. Tujuan: Membandingkan dan menjelaskan kaitan antara kadar glukosa tinggi dalam darah dengan kanker rongga mulut pada perokok. Metode : Studi ini menggunakan 3 jurnal utama yang dijadikan dikaji hasilnya. Pembahasan : Penggunaan rokok tembakau yang dipaparkan epitel rongga mulut terhadap oksigen bebas dan radikal nitrogen, yang dapat merusak mekanisme pertahanan antioksidan. Peningkatan kadar radikal bebas ini ditemukan pada lesi prakanker dan kanker rongga mulut. Peningkatan kadar glukosa mempercepat sintesis sel tumor DNA dan menyebabkan kegagalan dalam mekanisme keseimbangan oksidatif. Hal tersebut menyebabkan pelepasan banyak growth factor dan sitokin, molekul yang memfasilitasi pertumbuhan dan penyebaran sel ganas. Kesimpulan : Jumlah penderita kanker rongga mulut yang mengalami gangguan metabolisme glukosa lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi penderita kanker rongga mulut yang tidak mengalami gangguan metabolisme glukosa.Keyword : kadar glukosa tinggi, kanker rongga mulut, perokok
Copyrights © 2023