Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan peserta didik dalam menulis puisi dan kurang aktifnya peserta didik dalam pembeljaran serta masih berpusatnya pembelajaran pada pendidik. Pada penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) (2) menganalisis puisi peserta didik melalui model pembelajaran Problem Basek Learning (PBL) di kelas V SDN Simomulyo I Surabaya. Subjek pada penelitian ini berupa siswa kelas V SDN Simomulyo I Surabaya dengan jumlah 30 siswa, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengambilan data pada penelitian ini berupa observasi. Data pada penelitian ini didapatkan dari hasil puisi yang di tulis pada LKPD menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hasil dari analisis puisi pada peserta didik kelas V SDN Simomulyo I Surabaya dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dari 10 pantun yang dianalisis, ada 7 pantun yang sesuai dengan aturan penulisan pantun dan ada 3 pantun yang belum sesuai dengan aturan penulisan pantun. Ketidaksesuaian itu terjadi karena hanya terdapat 4 suku kata pada setiap baris pantun. Puisi siswa kelas V SDN Simomulyo I Surabaya sudah menggunakan pencitraan dan bahasa figuratif. Pencitraan yang digunakan dalam puisi siswa meliputi penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pencecapan. Adapun bahasa figuratif atau gaya bahasa yang digunakan siswa meliputi perbandingan, personifikasi, metafora, dan repetisi.
Copyrights © 2023