Upaya untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa khususnya keterampilan menulis teks LHO (Laporan Hasil Observasi), diperlukan model dan metode pembelajaran yang tepat. Salah satu model dan metode pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan belajar siswa adalah model PBL (Problem Based Learning) dikombinasikan dengan metode JAS (Jelajah Alam Sekitar). Best Practice ini merupakan hasil praktik terbaik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X BDP-1 (Bisnis Daring Pemasaran) SMK Negeri 9 Samarinda. Jumlah siswa sebanyak 33 anak yang terdiri dari 18 anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Data berupa hasil belajar siswa dalam bentuk tabel yang dicapai setelah melakukan pembelajaran melalui model PBL (Problem Based Learning) dan metode JAS (Jelajah Alam Sekitar) dapat dilihat dengan membandingkan hasil ulangan sebelum dan sesudah menggunakan kombinasi model PBL (Problem Based Learning) dengan metode JAS (Jelajah Alam Sekitar). Setelah mengimplementasikan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan metode JAS (Jelajah Alam Sekitar) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi teks LHO (Laporan Hasil Observasi), hasil belajar mengalami peningkatan yaitu jumlah siswa yang tuntas KKM adalah 26 siswa atau 78,79% dari keseluruhan 33 siswa, sebelumnya tuntas KKM adalah 13 siswa atau 39,40%. Dengan demikian terjadi peningkatan sebesar 39,39% nilai keterampilan menulis siswa sebelum dan sesudah mengimplmentasikan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan metode JAS (Jelajah Alam Sekitar).
Copyrights © 2023