Dalam menunjang kegiatan operasional dilingkungan PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin Makassar harus didukung oleh sistem kelistrikan yang baik, berkualitas dan andal sebagai sumber catu daya bagi Alat Bantu Pendaratan Visual, peralatan Radio Navigasi Penerbangan dan fasilitas lainnya. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara mengamati dan meninjau secara langsung di Main Power House Bandara Sultan Hasanuddin Makassar maupun melalui diskusi dengan pihak teknisi listrik bandara. Pengujian ini berguna untuk mengetahui keandalan dari kinerja peralatan UPS Redundant. Kondisi saat ini masing-masing rel kubikel yang terdapat diruangan MVMDB dan Ruangan GCP hanya dilayani oleh satu unit UPS. Apabila UPS mati atau mengalami gangguan maka kontrol pada kubikel tidak mendapatkan suplai listrik sehingga menyebabkan kontrol mati dan kubikel tidak bisa melakukan perintah close dan open secara otomatis apabila terjadi perpindahan antara supply PLN ke genset begitupun sebaliknya. Dengan menambah 1 unit UPS dan panel kontrol UPS Redundant pada masing-masing rel kubikel, sehingga setiap rel kubikel dilayani oleh dua unit UPS dan satu panel kontrol UPS Redundant. Sehingga meminimalisir kegagalan catu daya listrik pada sistem operasi kubikel tegangan menengah di Bandara
Copyrights © 2023