Kajian konseptual ini bertujuan mendeskripsikan teknik dan bentuk pertanyaan yang efektik untuk menstimulasi berpikir matematis siswa. Teknik bertanya yang baik telah lama dianggap sebagai perangkat fundamental bagi guru dalam mengefektifkan proses pembelajaran matematika. Sayangnya, penelitian menunjukkan bahwa 93% pertanyaan guru adalah pertanyaan berbasis pengetahuan "tingkat rendah" yang berfokus pada pengingatan fakta (Bobis et al, 2011). Jelas ini bukan jenis pertanyaan yang tepat untuk menstimulasi tumbuhnya kemampuan berpikir matematis, karena kemampuan ini dapat dibangun dari keterlibatan siswa secara mendalam dalam menyelesaikan masalah matematika yang diberikan guru. Ada beberapa jenis dan teknik pertanyaan yang dapat digunakan untuk menstimulasi berpikir matematis siswa seperti starter questions, questions to stimulate mathematical thinking, assessment questions, dan final discussion questions. Shahrill (2013) mengkategorikan beberapa jenis pertanyaan dalam kelas Matematika, yakni: factual recall questions, conceptual questions yang terbagi dalam convergent questions dan divergent questions, serta evaluative or higher level questions. Ada 8 tips yang dapat digunakan untuk mengembangkan pertanyaan yang efektif dalam pembelajaran Matematika, yakni: anticipate student thinking, link to learning goals, pose open questions, pose questions that actually need to be answered, incorporate verbs that elict higher levels of Blooms Taxonomy, pose questions that openup the conversation to include others, keep questional neutral, dan provide wait time.
Copyrights © 2020