Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan konseling Trait and factor pada klien korban pelecehan seksual dalam layanan konseling perorangan. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Yang dilakukan kepada seorang klien pria yang berusia 19 tahun yang merupakan korban pelecehan seksual. Metode analisis yang digunakan dengan menggunakan laiseg (penilaian segera) dan laijapen (penilaian jangka pendek) dengan berpedoman kepada BMB3 (Berpikir, Merasa, Bersikap, Bertindak dan Bertanggungjawab). Hasil konseling dapat dikatakan cukup berhasil, terutama dalam membantu klien menyadari dan menggali bakat, potensi, kekuatan dan kelemahan diri untuk menentukan dan memutuskan karir setelah menjadi korban pelecehan seksual dan mengalami kegagalan dalam menyelesaikan pendidikan. Faktor pendukung keberhasilan dari klien berupa penerimaan dan kesadaran diri serta motivasi untuk menyelesaikan kejadian buruk yang pernah dialami dan bangkit untuk menata kehidupannya di masa sekarang dengan mengatasi segala bentuk ketakutan atau kekhawatiran mengenai keputusan karir
Copyrights © 2020