Academic burnout merupakan kejenuhan yang dialami individu dalam mengikuti kegiatan pembelajaran/akademik. Tingginya tingkat academic burnout dapat menyebabkan rendahnya pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan academic burnout siswa laki-laki dan perempuan di sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas yang berjumlah 281 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala academic burnout . Teknik analisis yang digunakan adalah independent sample t test dengan bantuan software JASP. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara academic burnout siswa laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan bahan bagi guru untuk menentukan metode pembelajaran sehingga dapat mengurangi tingkat academic burnout pada siswa
Copyrights © 2022