Kecemasan adalah suatu reaksi yang wajar ketika seseorang menghadapi situasi baru. Namun, ketika kecemasan terjadi secara berlebihan akan membawa perubahan perilaku, kognitif dan afektif kearah yang negatif. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap seorang klien laki-laki berusia 13 tahun yang tinggal di panti asuhan. Klien tinggal di panti asuhan sudah hampir satu tahun dan mengalami kecemasan karena pengalaman negatif masa lalu. Data kecemasan diperoleh dari hasil pengolahan instrumen Dass yang mengukur tekanan (stress), kebimbangan/kecemasan (anxiety), dan kemurungan (depression). Dampak kecemasan berpengaruh pada malas belajar, kurang mengerti apa yang diterangkan guru, dan lekas lupa pada bahan pelajaran yang telah dipelajari. Kepada klien dilakukan konseling perorangan dengan teknik relaksasi dan self talk untuk mengurangi kecemasan yang dialami. Setelah dilakukan konseling dengan teknik relaksasi dan self talk, klien merasa berkurang kecemasannya dari skala 6 berkurang menjadi 4 dan raut wajah lebih cerah.
Copyrights © 2020