Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penjemuran cengkeh pintar berbasis internet of things, menggunakan mikrokontroler wemos D1 sebagai pengendali dan sebagai alat mengirimkan data ke aplikasi Blynk yang nantinya data-data tersebut dapat dimonitoring dari aplikasi, sebagai masukan (input) alat ini menggunakan sensor cahaya, sensor hujan dan limit switch. Untuk keluaran ada Driver motor memberi perintah Motor DC sebagai penggerak tempat jemuran dan sesekali diaduk guna meratakan penjemuran cengkeh. Penjemuran cengkeh akan masuk pada saat hujan ketika sensor hujan akan bernilai 0 dimana nilai tegangannya 0 Vdc sehingga memberikan perintah low yang berarti mendeteksi turunnya hujan dan jemuran akan keluar kembali ketika sensor hujan bernilai 1 dimana terdapat nilai tegangan maka sensor sudah tidak mendeteksi turunnya hujan , selain itu sensor LDR akan bernilai ADC dibawah angka 200 dan mendeteksi cahaya matahari untuk mengeluarkan jemuran dan jemuran cengkeh akan masuk ketika sensor LDR bernilai sekitar 200-225 dan mendeteksi tidak ada cahaya atau gelap pada malam hari.
Copyrights © 2020