ABSTRACTRonald Ross ( 1857- 1932) was the first to substantiate that mosquito transmitted malaria. One among the founding fathers of malariology, he was awarded the second ever Nobel Prize in Medicine in 1902 for his work on establishing the integral connectivity between mosquitoes, malarial parasite, and man. Today, his researches have regained immense significance in the light of the threatening resurgence of malaria. This article examines the events surrounding Ross's seminal discovery.ABSTRAKRonald Ross (1857-1932) adalah orang pertama di dunia yang membenarkan bahwa nyamuk menularkan malaria. Satu di antara banyak perintis penemuan di bidang malariologi, Ronald Ross dianugerahi Hadiah Nobel Kedokteran pada tahun 1902 untuk karya ilmiahnya yang menegaskan hubungan integral antara nyamuk, parasit malaria dan manusia. Dewasa ini, hasil-hasil penelitiannya kembali memperoleh nilai penting dalam hal kemunculan malaria yang kembali mengancam dunia. Makalah ini mengungkap kejadian-kejadian sekitar penemuan Ross tersebut yang kemungkinan masih berkembang di masa depan.
Copyrights © 2006