Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Vol 14 No 2: Oktober 2011

AGAMA DAN PSIKOANALISA SIGMUND FREUD

Maghfur Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2017

Abstract

Sigmund Freud mengkonstruksi teori agamasecara berbeda dari aliran psikologi behavioristik danhumanistik. Freud mengkaji persoalan kepribadian danagama seseorang dari perspektif psikoanalisa. MenurutFreud, kepribadian manusia dibangun melalui tiga sistem:id, ego, superego. Ketiga sistem itu, berada dalam tigastruktur kepribadian, yaitu alam sadar, alam pra-sadar, danalam tak sadar. Menurut Freud, bagian terbesar dari jiwamanusia berada dalam alam ketidaksadaran, bukan alamsadar. Dan perilaku manusia dikendalikan oleh alam bawahsadar; seperti insting, hasrat, dan libido. Melalui tesis ini,teori agama diproduksi dan dikembangkan sedemikianrupa. Agama bagi Freud adalah dorongan libido yangmuncul dari alam ketidaksadaran tersebut. Sebab itu, Freudpunya keyakinan bahwa agama tidak akan dapat mampuberbicara banyak dalam kehidupan, karena agama adalahsikap kegilaan yang infantil. Freud merekomendasikan agarmanusia meninggalkan agama. Makalah ini secara detailakan mengkaji teori tersebut serta bagaimana Freudmembangun argumentasinya.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

Religia

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Religia Jurnal Ilmu Ilmu KeIslaman focuses on Islamic studies particularly Living Quran and Hadith. The word Living addresses the implementation of Quran and Hadith in social life. It relates to particular reference to Indonesian culture, diversity, history, philosophy, sociology, and anthropology, ...